Special Gift Cloris

Clorismen – Wilayah Yogyakarta baru saja diguncang gempa bumi pada Rabu 29 Agustus 2018 dini hari. Berdasarkan pernyataan dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), gempa mengguncang wilayah Gunung Kidul, Yogyakarta pada pukul 01.36.36 WIB. Gempa berukuran 5,2 Skala richter itu berpusat 114 kilometer selatan Wonosari dengan kedalaman 62 kilometer.

Pasca terjadi gempa yang dirasakan warga Gunungkidul, Yogyakarta, yang dirasakan juga beberapa wilayah lainnya. Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Gunungkidul menghimbau warga untuk tetap tenang, dan tidak terpengaruh informasi tidak jelas.

“Tidak ada gempa susulan pada dini hari tadi, kita tetap update terus perkembangannya jangan mudah terpengaruh berita bohong,” kata Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edy Basuki saat dihubungi Rabu (29/8/2018) Gempa bumi yang berada di 8.97 Lintang Selatan, 110.23 Bujur Timur atau 112 km barat daya Gunungkidul dengan kedalaman 62 kilometer tidak menimbulkan kerusakan.”

Gempa bumi yang berada di 8.97 Lintang Selatan, 110.23 Bujur Timur atau 112 km barat daya Gunungkidul dengan kedalaman 62 kilometer tidak menimbulkan kerusakan. Sebab, pasca gempa pihaknya langsung memonitor beberapa lokasi untuk memastikan kerusakan. Untuk antisipasi bencana sendiri tahun ini ada anggaran logistik sebesar Rp100 juta lalu rehab rekon Rp 400 juta. Sejauh ini sudah digunakan untuk bencana gelombang tinggi, lalu kebakaran, dampak banjir akhir tahun kemarin. Selain anggaran tersebut BPBD Gunungkidul juga menyiapkan keperluan lain jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dari kesiapan masyarakat sendiri BPBD Gunungkidul juga terus menggenjot program Desa Tangguh Bencana (Destana), yang diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.

Baca Juga:  Apa Kabar Dengan Anthony Ginting

 

Masukkan email dan nama lengkap sobat untuk mendapatkan info promo keren dan produk terbaru dari Clorismen