Special Gift Cloris

Clorismen- Canggihnya mobil sekarang memang baru bisa dirasakan di level premium. Pabrikan kelas kakap seperti BMW, Mercedes-Benz, Audi, Volvo, Lexus dan lain-lain, saling mengembangkan sistem yang ditujukan untuk memberi kenyamanan dan kemudahan pemiliknya. Terutama untuk kabin, karena menjadi bagian mobil paling sering berinteraksi dengan manusia.

BMW memamerkan perkembangan teknologi yang diaplikasi deretan model terbaru mereka. Berada dalam satu paket BMW Cockpit, mengalami perubahan radikal dan jauh lebih modern untuk mengisi interior generasi terbaru BMW X5, BMW 8 Series, BMW Z4 dan BMW 3 Series. Pabrikan Jerman ini mengklaim, konten OS semakin fleksibel yang dapat disesuaikan dan dipersonalisasi sesuai selera pengemudi.

Awal bulan ini, giliran BMW Group Indonesia menjawab tantangan tersebut. Kamis lalu, produsen mobil asal Jerman ini meluncurkan sedan All New Seri 7 di Grand Indonesia. Inilah jawaban BMW atas tantangan pesaing pada segmen full-size luxury, yang juga dihuni rekan senegaranya, yakni Audi dan Mercedes-Benz.

Soal kemewahan, Senior Vice President BMW Group Design, Adryan van Hooydonkpunya penjelasan sendiri. Menurut Adryan, kemewahan di zaman modern berakar pada teknologi paling mutakhir serta perhatian pada setiap detail.

Fitur yang paling unik adalah BMW Touch Command, sebuah komputer tablet berukuran 7 inci. Tablet ini bisa diletakkan pada konsol tengah jok penumpang belakang serta dibawa ke luar mobil. Dengan perangkat ini, penumpang bisa mengoperasikan seluruh fitur kenyamanan BMW All New Seri 7. “Perangkat ini bahkan bisa terkoneksi dengan jaringan Internet,” kata Product Planning Manager BMW Group Indonesia, Dennis A. Kadaruskan.
Bagi pengemudi, ada monitor dengan sistem operasi iDrive, yang dilengkapi dengan teknologi gesture control dan touch display. Untuk mengendalikan perangkat audio, telepon, dan fungsi-fungsi lainnya, pengemudi atau penumpang di kursi depan cukup menggerakkan tangan yang terdeteksi melalui sensor tiga dimensi.
Ada juga fitur Display Key, kunci canggih yang bisa menampilkan berbagai informasi, seperti isi tangki bahan bakar, status sistem penguncian sentral, jendela dan atap kaca, serta kontrol AC. Display key ini dapat digunakan dalam jarak 300 meter dari kendaraan.
Sistem operasi dimaksud, tak lain BMW Operating System 7.0, yang sudah digital sepenuhnya dan sekarang lebih fokus ke pengemudi. Sistem ini merupakan pengembangan berkesinambungan yang dimulai sejak perkenalan BMW iDrive Controller pada 2001. Tiap masa regenerasi model, selalu ada lompatan teknologi yang terus bertambah maju. Menggunakan perangkat lunak, sudah pasti perlu terus up-to-date. Proses update sistem menggunakan Remote Software Upgrade yang menerapkan software update over-the-air. Yup, persis smartphone.
Di Indonesia, All New Seri 7 meluncur dalam dua varian, yakni 740Li Executive, yang dibanderol Rp 2,089 miliar, dan BMW 740Li Pure Excellence, yang dibanderol Rp 2,499 miliar (off the road). Dengan fitur dan harga tersebut, BMW menghadapi pesaing kuat, antara lain Mercedes-Benz Seri S dan Audi A8L.
Lebih fokus terhadap pengemudi, dimaksudkan peningkatan interaksi antara sistem dan pengemudi yang semakin canggih. Tidak perlu menyentuh layar atau mengatur tombol, cukup dengan perintah suara dan pergerakan gestur tubuh. Untuk pertama kalinya di OS terbaru ini, diperkenalkan BMW Intelligent Personal Assistant. Bukan untuk pengemudi saja, melainkan interaksi dengan penumpang juga. Seolah ada karakter digital yang membuat seolah mobil hidup dan menjawab keinginan penumpangnya.
Baca Juga:  Pentingnya Body Lotion Untuk Pria

 

Masukkan email dan nama lengkap sobat untuk mendapatkan info promo keren dan produk terbaru dari Clorismen