Special Gift Cloris

Clorismen – Pernahkah anda mengalami hal seperti tertinggal dompet, atau kunci kendaraan atau pun benda-benda lainnya saat anda ingin berpergian? Atau anda sering mengalami hal seperti lupa menaruh benda-benda yang sudah anda pakai atau benda-benda kecil yang biasa anda gunakan?

Sering lupa atau sulit mengingat sesuatu bisa jadi ada masalah yang membuat sistem perekam otak anda terganggu, hal tersebut dapat mengganggu aktivitas kita jika kita diburu oleh waktu. Lupa akan suatu hal atau suatu benda memang pasti sering dialami oleh semua orang, tetapi terlalu sering kita lupa dengan segala sesuatu hal yang baru saja kita gunakan atau kita alami, jangan anggap sepele hal seperti itu.

Jika anda mempunyai kebiasaan lupa menaruh suatu benda-benda atau sulit mengingat suatu hal sebaiknya jangan disepelekan. Cari tahu apa penyebab yang membuat anda mudah lupa. Dengan delapan tanda berikut ini faktor yang memungkinkan anda menjadi mudah lupa :

1. Kadar Gula Darah Tinggi

Penyimpan memori pada diri kita bisa saja terganggu akibat tingginya gula darah pada tubuh. Kondisi ini bisa mengganggu organ bagian otak yang berhubungan dengan memori. Jika memiliki riwayat keluarga penderita penyakit kencing manis, sebaiknya perhatikan asupan gula anda. Lakukan juga tes gula darah secara rutin dan, jangan lupa menjaga pola makan yang sehat serta tetap aktif dalam melakukan olahraga. Jalan kaki adalah salah satu alternatif efektif mencegah diabetes.

2. Kurang Istirahat

Otak mengandalkan aktivitas tidur untuk menyimpan memori baru. Dalam sebuah penelitian, responden yang tidur enam jam setiap malam selama dua minggu mungkin tidak merasa kurang tidur. Namun, setelah dilakukan tes memori secara substansial, hasilnya mereka sulit mengingat memori jangka pendek. Untuk mempertajam daya ingat anda caranya ialah, dengan membuat prioritas istirahat yang cukup. Jika anda tidak bisa, coba lakukan tidur pendek selama enam menit saat tubuh terasa lelah. Cara ini bisa meningkatkan kinerja dan memicu proses memori penting dalam otak.

Baca Juga:  Terlalu Gemuk Pengaruhi Kualitas Sperma?

3. Mendengkur

Mendengkur tidak hanya mengganggu kualitas tidur, tapi juga bisa menurunkan daya ingat. Saat kita tidur mendengkur, saluran napas akan terkunci, sehingga memotong oksigen beberapa detik pada suatu waktu dan menyebabkan sel-sel otak ‘kelaparan’. Menurut penelitian, pria merupakan orang yang lebih sering mendengkur dibandingkan wanita. Dan, faktor risiko lainnya, kebiasaan ini bisa muncul karena kelebihan berat badan atau berusia lebih dari 40 tahun. Anda mungkin perlu memakai perangkat khusus untuk mengatasi mendengkur saat tertidur agar aliran oksigen lancar menuju otak. Dengan begitu, daya ingat anda bisa kembali meningkat.

4. Metabolisme Menurun

Jika hal ini terjadi, kemungkinan anda memiliki masalah tiroid. Hormon tiroid mengontrol metabolisme tubuh. Bila produksinya terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat mengganggu sel-sel otak, yang dapat memperlambat masuknya informasi ke otak. Solusi akan hal ini ialah, tidak ada salahnya anda memeriksakan diri ke dokter untuk mengatasi masalah ini.

5. Mengalami Depresi

Penderita depresi berat juga mengalami gangguan pada sel-sel otak. Bahkan, ketika depresi berlangsung, ada kemungkinan kondisi ini bisa membunuh sel-sel otak, sehingga menyebabkan daya ingat menurun. Solusinya, segera cari pengobatan. Pasalnya, semakin banyak sel-sel otak yang hilang, daya ingat akan semakin sulit untuk ditingkatkan.

6. Terlalu Banyak Konsumsi Obat

Jika mengkonsumsi lima atau lebih obat, anda berisiko tinggi mengalami gangguan daya ingat. Karena itu, pastikan dokter tahu semua obat yang anda konsumsi. Jika sebuah iklan di televisi atau media cetak atau pun online tampak menggiurkan anda, jangan langsung tergoda. Sebaiknya minimalkan konsumsi obat bebas atau anda hanya konsumsi obat sesuai dengan resep. Mengkonsumsi banyak obat dapat menurunkan daya ingat yang anda miliki.

Baca Juga:  Manfaat Tidur Tanpa Celana Dalam Untuk Pria

7. Mengkonsumsi Obat Alergi Atau Pil Tidur

Obat-obatan untuk mengatasi masalah seperti insomnia, alergi, dan gangguan perencanaan, ternyata juga dapat menyebabkan fungsi otak terganggu. Maka dari itu, sebelum mengkonsumsi obat-obatan ini sebaiknya anda konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter. Agar daya ingat yang anda miliki tidak ikut terganggu.

8. Usia Lebih Dari 65 Tahun

Di usia ini, manusia akan lebih sulit untuk menyerap vitamin B12 yang diberikan dari makanan. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan penyakit Alzheimer atau yang lebih dikenal dengan pikun. Karena itu, dengan bertambahnya usia, lakukan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui cara meningkatkan asupan B12, misalnya dengan suplemen. Selain manula, penganut vegetarian juga seringkali kekurangan vitamin B12.

 

Masukkan email dan nama lengkap sobat untuk mendapatkan info promo keren dan produk terbaru dari Clorismen