Special Gift Cloris

Clorismen – Komunitas eSports di Indonesia patut berbahagia. Minggu lalu, Arena of Valor atau AOV dikabarkan resmi menjadi salah satu cabang pertandingan ekshibisi Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Indonesia. Hal ini pun mengkonfirmasi kabar yang telah beredar sebelumnya terkait cabang eSports di ajang olahraga terbesar se-Asia. Ternyata, akan ada lima game lagi yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018 menyusul AOV. Apa saja game tersebut ?

1. AOV

2. League of Legends (LoL)

3. Pro Evolution Soccer (PES)

4. Clash Royale

5. Hearthstone

6. Starcraft

Seperti yang dikonfirmasi langsung oleh Asosiasi eSports Indonesia atau IESPA lewat akun media sosial miliknya, akan ada enam game eSports yang akan dipertandingkan sebagai cabang ekshibisi Asian Games. Untuk menentukan wakil dari tiap cabang eSports, masing-masing negara dapat melakukan seleksi melalui pertandingan kualifikasi. Tiap negara bisa memilih hari penyelenggaraan di dalam periode yang sudah di tentukan pada bulan Mei lalu. IESPA sebagai induk organisasi resmi eSports di Indonesia sendiri akan menyelenggarakan kualifikasi nasional pada bulai mei kemarin

Seperti yang udah ditekankan sebelumnya, keenam cabang eSports yang dipertandingkan tersebut masih sebatas cabang ekshibisi. Artinya, tidak ada perebutan medali antarnegara dalam perhelatan eSports di Asian Games 2018. Sesuai ketentuan Olimpic Council of Asia (OCA), eSports sendiri akan benar-benar dipertandingkan sebagai cabang resmi pada Asian Games 2022 mendatang.

Penentuan cabang game untuk Asian Games 2018 sendiri memunculkan perdebatan di kalangan penggiat eSports di Indonesia. Pasalnya, ada beberapa judul game populer yang tidak masuk ke daftar tersebut. Sebut saja Dota 2 atau Mobile Legends yang saat ini menjadi game MOBA terpopuler di Indonesia. Absennya game shooter seperti CS:GO atau Overwatch juga memunculkan pertanyaan.

Baca Juga:  Besok Ditetapkan Libur Jangan Lupa Untuk Memilih

Meski belum ada penjelasan resmi dari OCA, pemilihan keenam game yang masuk ke Asian Games 2018 bukannya tanpa alasan. Starcraft dan LoL adalah dua game terpopuler di regional Asia dan sudah pasti menjadi game wajib untuk dimainkan. Begitu juga PES sebagai game sepakbola karya terbaik Asia Konami yang berasal dari Jepang. Hearthstone saat ini juga menjadi card game paling populer. Sedangkan AOV dan Clash Royale juga memiliki penggemarnya tersendiri di kawasan Asia.

Begitu pun absen’nya game shooter. Masalah kekerasan dan penyalahgunaan senjata api saat ini menjadi salah satu isu paling sensitif di dunia. Untuk menghindari gejolak yang tidak diharapkan, tentu dapat beralasan bagi OCA untuk mengesampingkan game-game yang sarat elemen kekerasan tersebut.

 

Masukkan email dan nama lengkap sobat untuk mendapatkan info promo keren dan produk terbaru dari Clorismen