Special Gift Cloris

Clorismen – Piala Dunia FIFA 2018 menjadi Piala Dunia FIFA yang ke-21, turnamen sepak bola internasional empat tahunan yang diikuti oleh tim nasional pria asosiasi anggota FIFA. Putaran final melibatkan 32 tim nasional, terdiri dari 31 tim yang lolos melalui babak kualifikasi dan tim tuan rumah yang lolos secara otomatis. Dari 32 tim peserta, 20 tim membuat penampilan berturut-turut sejak edisi terakhir pada 2014 termasuk juara bertahan Jerman, sementara Islandia dan Panama keduanya tampil perdana di Piala Dunia FIFA. Sebanyak 64 pertandingan dimainkan di 12 stadion yang tersebar di 11 kota.

Jelang pertandingan semi final Piala Dunia 2018, antara Prancis melawan Belgia pada tanggal 10 Juli 2018 nanti di Saint Petersburg Stadium, Rusia, menyisakan beberapa pemain muda yang bertalenta di masing-masing tim. Para pemain muda ini, tidak hanya tampil memukau pada penampilan di Piala Dunia 2018, mereka juga diharapkan menjadi generasi penerus kesuksesan di masa yang akan datang. Beberapa diantaranya bahkan sudah menjadi pemain berlabel bintang, dengan kata lain dari segi permainan mengolah si kulit bundar melebihi pemain muda rata-rata.

Siapa saja pemain yang dimaksud? Simak 5 pemain muda yang bertalenta berikut ini :

1. Kylian Mbappe – Prancis

Sesuai dengan statusnya sebagai simbol era baru sepakbola Prancis, Kylian Mbappe adalah pemain Les Blues pertama, yang dipanggil timnas yang lahir setelah kemenangan Piala Dunia FIFA 1998 mereka. Tepatnya pada tanggal 20 Desember 1998, Mbappe lahir di Bondy, Prancis, dengan begitu bisa disimpulkan bahwa pemain yang berusia 19 tahun ini adalah pemain Les Blues termuda di dalam skuat mereka saat ini.

Pemain depan ini sudah mendapat pujian hebat, ketika dia di panggil Timnas Prancis berkat penampilannya yang luar biasa di Liga Champions untuk Monaco. Mbappe sejauh ini sudah mengukuhkan 3 gol di pagelaran Piala Dunia 2018. Artinya, dia jadi pemain muda dengan torehan gol terbanyak, bersanding dengan para pemain senior dari negara lain seperti Endinson Cavani, Diego Costa dan rekan setimnya yaitu Antoine Griezmann.

2. Youri Tielemans – Belgia

Diberkati dengan bakat alami dalam bermain sepak bola, Youri Tielemans dilahirkan dengan skill sama bagus antara kepala dan kakinya. Tepat pada tanggal 7 Mei 1997, 21 tahun yang lalu Youri Tielemans dilahirkan di Sint-Pieters-Leeuw, Belgia.

Jagoan lini tengah ini membuat semuanya terlihat mudah, dan sepertinya dia tahu apa yang akan dilakukan dengan bola bahkan sebelum dia menerima bola yang akan diberikan. Tielemans mengasah ketrampilan tersebut saat di Anderlecht, Hingga akhirnya dia meninggalkan Brussels untuk melanjutkan karirnya menuju Monaco.

3. Ousmane Dembele – Prancis

Ousmane Dembele adalah salah satu talenta muda paling menarik di sepak bola Prancis, dia lahir pada 15 Mei 1997, tepatnya 21 tahun yang lalu. Dibekali teknik melesat dalam akselerasi, iya juga termasuk pemain yang sama mahirnya antara kaki kanan dan kiri. Di dalam karir Dembele juga melejit, berkat penandatanganan kontrak untuk Barcelona setelah hanya 2 tahun sejak debut di Timnas Prancis.

4. Adnan Januzaj – Belgia

Pemain berdarah Kosovo ini sempat merumput di Liga Inggris bersama Manchester United, kemudian hijrah ke Spanyol di Real Sociedad. Januzaj lahir pada 5 Februari 1995 di Brussel, Belgia, Pemain yang sekarang berusia 23 tahun ini, mempunyai keunggulan dalam memainkan beberapa posisi di lini depan. Selain itu, dengan kemampuan kaki kirinya, Adnan Januzaj membuat gol kemenangan di menit terakhir, ketika Belgia mampu mengalahkan Inggris pada laga pamungkas grup G Piala Dunia 2018.

5. Benjamin Pavard – Prancis

Benjamin Pavard adalah salah satu pendatang paling baru di jajaran Timnas Prancis, dia lahir pada 28 March 1996. Pria berusia 22 tahun dengan rambut cokelat keriting yang menjadi ciri khas, dipanggil Timnas untuk kali pertama pada bulan November 2017.

Pavard hanya butuh waktu sebentar untuk bersama Timnas Prancis, terbukti setelah dia mencetak gol penyeimbang saat bersua Argentina pada 16 besar Piala Dunia 2018. Dia mempunyai bakat sepak bola yang alami dan fisik yang mengesankan dengan ketinggian 6,2 kaki, Pavard sejauh ini mampu membantu Prancis berhasil lolos hingga semi final Piala Dunia 2018.

 

Masukkan email dan nama lengkap sobat untuk mendapatkan info promo keren dan produk terbaru dari Clorismen