Special Gift Cloris

Clorismen –  Seringkali kita tidak terlalu memperhatikan kesehatan mata atau cenderung mengabaikannya. Contohnya jika mata kita memerah, kita akan sering menduga hal itu terjadi karena mata terkena debu atau kotoran. Padahal bisa jadi itu pertanda masalah yang lebih besar dari terkena debu dan kotoran. Mata tentu membutuhkan perhatian khusus karena tanpa mata kita tidak akan bisa melihat.

Memperhatikan masalah mata sejak dini akan menghindarkan kita pada masalah kesehatan yang lebih serius. Menjaga kesehatan mata tidak hanya demi kesehatan mata itu sendiri, melainkan juga untuk menjaga jika ada gejala penyakit lain, seperti tumor, stroke, bahkan kanker. Para pakar mata merekomendasikan pemeriksaan kesehatan mata setidaknya dilakukan setiap satu atau dua tahun sekali, walaupun kita tidak mempunyai keluhan pada mata sebaiknya untuk tetap memeriksakan kondisi mata kita.

Di kutip dari spesialis mata sekaligus profesor Ilmu Mata dan Visual di University of Michigan Kellogg Eye Center, Sayoko Moroi, M.D., Ph.D. mengatakan, bahkan ketika kita sudah cukup rutin memeriksakan mata ke dokter, hal-hal aneh bisa saja tiba-tiba muncul sebagai tanda yang harus kita perhatikan. Berikut ini ada lima masalah mata yang sebaiknya tidak disepelekan. Jika anda mengalaminya, segera periksa diri anda ke dokter:

1. Jaring Laba-Laba Dan Pantulan Sinar

Pada bagian belakang bola mata, terdapat bagian yang disebut vitreous body yang memiliki konsistensi seperti putih telur. Seiring bertambahnya usia, bagian tersebut menjadi semakin cair dan akan mengambang. Cairan tersebut seringkali terlihat seperti jaring laba-laba atau noda pada penglihatan. Hal ini tidak berbahaya dan anda mungkin mengalaminya satu atau dua kali. Namun, jika anda merasa cairan mengambang tersebut semakin lama semakin banyak, cobalah untuk memeriksanya pada dokter. Itu bisa jadi menandakan bahwa retina dan pembuluh darah di mata anda bisa jadi robek. Jika anda juga melihat pantulan sinar, itu bisa jadi merupakan gejala pelepasan retinal yang bisa menyebabkan kebutaan.

Baca Juga:  Ini Bahaya Sabun Mandi Jika Digunakan Pada Wajah

2. Mata Sakit Atau Terasa Terbakar

Peradangan atau iritasi mata menurut salah satu sumber bernama Moroi adalah masalah yang sering terjadi. Hal itu bisa berujung pada gatal di bagian mata atau rasa seperti terbakar. Ini biasa disebut blefaritis atau radang kelopak mata. Masalah ini disebabkan oleh bakteri atau hewan mikroskopik yang tinggal di kelopak mata. Untungnya, hal ini bisa diatasi dengan cara yang kucup sederhana, yaitu cukup dengan mencuci menggunakan air hangat. Kemungkinan lainnya adalah terjadinya infeksi atau nyeri pada kelenjar minyak kelopak mata. Dokter biasanya akan meminta pasien mengompres mata untuk meredakan peradangan. Jika cara tersebut tidak berhasil, anda dapat konsultasikan kembali pada dokter. Anda juga bisa mengalami “sunburn” alias mata terbakar matahari (photokeratitis). Hal ini terjadi karena mata anda banyak terkena paparan sinar ultraviolet langsung atau buatan. Kondisi ini juga disebut kebutaan salju atau snow blindness. Jika sinar matahari tersebut terpantul dari dataran seperti pasir, air, es, atau salju. Kondisi ini biasanya hilang perlahan, tapi jika cukup mengganggu penglihatan anda konsultasi kan dengan dokter agar anda mendapatkan resep obat tertentu.

3. Mata Merah Dan Kering

Mata merah menandakan mata anda dalam kondisi iritasi dan pembuluh darah dalam mata meluas. Hal ini bisa disebabkan beberapa hal. Di antaranya iritasi karena bahan kimia atau reaksi alergi. Penyebab lainnya bisa jadi karena kondisi bola mata yang kering karena mata tidak memproduksi cukup air mata untuk melubrikasi. Jika hal ini terjadi, Moroi merekomendasikan untuk menggunakan pelumas mata atau air mata buatan. Jika cara ini bekerja dengan baik, maka anda tidak memerlukan tindakan medis lainnya. Namun, jika tidak, maka saatnya anda untuk pergi ke dokter mata dan berkonsultasi apakah produksi air mata anda mengalami masalah yang perlu diatasi.

Baca Juga:  6 Buah Ini Memiliki Manfaat Lebih Untuk Kesehatan Dan Cocok Untuk Anda Yang Puasa

4. Noda Atau Bintik Pada Mata

Anda perlu memperhatikan jika ada noda atau bintik pada mata yang tiba-tiba muncul. Terkadang, noda tersebut berada di belakang mata sehingga kita tidak menyadarinya. “Noda tersebut bisa menjadi berbahaya karena menjadi tanda-tanda kanker mata melanoma,” dikutip dati salah satu sumber menjelaskan. Kondisi ini sangat jarang terjadi. Namun, akan lebih baik jika kita untuk berhati-hati. Jika tumor atau melanoma berkembang di belakang mata, gejala penglihatan bisa jadi akan muncul. Mulai dari pandangan kabur hingga pelepasan retinal. Lebih baik periksa diri anda ke dokter jika hal itu dialami oleh anda.

5. Penglihatan Ganda

Penglihatan ganda ketika kedua mata terbuka bisa jadi disebabkan oleh otot-otot mata yang belum sejajar secara tepat. Hal ini bisa terjadi karena masalah neurolog, bahkan tumor otak atau stroke. Penglihatan ganda ini tergolong tidak umum dan bisa menjadi masalah katarak atau masalah terkait retina. Jika hal ini hanya berkaitan dengan masalah otot, terkadang bisa diatasi dengan menggunakan kacamata. Kacamata bisa membantu memperbaiki pandangan dengan membelokkan cahaya untuk mensejajarkan dua gambar menjadi satu. Jika terjadi masalah neurologi, biasanya dokter mata akan meminta anda untuk melakukan scan Magnetic Resonance Imaging (MRI) atau Computed Tomography (CT). Ahli dan tenaga medis bidang lain juga kemungkinan akan dibutuhkan dalam perawatan untuk hal ini.

Maka dari itu jagalah mata anda dan perhatikan kesehatannya sejak dini. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh mata anda. Mulailah untuk menjaga dan lebih profetif terhadap diri anda dan lingkungan sekitar anda.

 

Masukkan email dan nama lengkap sobat untuk mendapatkan info promo keren dan produk terbaru dari Clorismen