Special Gift Cloris

Clorismen – Siapa yang tidak kenal dengan Razan Najjar, namanya sedang hangat dibicarakan diseluruh sosial media saat ini. Seorang perawat Palestina yang bernama Razan Nazzar, merupakan korban gencatan senjata yang terjadi antara Palestina dan Israel. Masa muda Razan di habiskan untuk menolong para korban perang yang terjadi di Palestina.

Perawat muda Palestina yang bernama lengkap Razan Ashraf al-Najjar, ditembak mati pasukan militer Israel saat bentrokan dengan para demonstran di dekat perbatasan di Jalur Gaza. Perempuan muda bernama Razan ini, merupakan sukarelawan Kementerian Kesehatan Gaza. Razan Najjar bekerja sebagai sukarelawan untuk menolong dan menyembuhkan luka korban akibat gencatan senjata yang terjadi di jalur Gaza.

Wafatnya Razan, terjadi ketika iya sedang menolong salah satu demonstran yang terluka di perbatasan timur Gaza. Saat peristiwa penembakan itu terjadi, Razan berada pada jarak 100 meter dari pagar dan sedang membantu seorang pria yang terkena tabung gas air mata pada gencatan tersebut. Namun pada saat itulah, saat dirinya Rajan Najjar sedang menolong dan menyelamatkan korban, dirinya tertembak oleh pasukan israel.

Dan Berikut ini, 5 fakta perawat muda Palestin Razan Ashraf Al- Najjar yang harus anda ketahui :

1. Bertempat Tinggal Di Khuza’a

Razan perawat muda, yang tertembak saat sedang bertugas menolong korban yang terkena gencatan senjata di jalur Gaza ini diketahui tinggal di Khuzaa, sebuah desa yang terletak di bagian perbatasan dengan Israel, timur Khan Younis dan wilayah selatan Gaza. Ayahnya, Ashraf al-Najjar, dulunya memiliki toko yang menjual onderdil motor yang hancur akibat serangan udara Israel pada 2014 lalu. Sejak saat itu ayahnya menjadi pengangguran dan tidak memiliki pekerjaan yang tetap akibat serangan udara yang dilakukan Israel pada 2014.

Baca Juga:  Timnas U-19 Berhasil Lolos Di 8 Besar Piala AFC Kalahkan Uni Emirate Arab

2. Merupakan Anak Pertama Dari 6 Bersaudara

Razan Ashraf al-Najjar, merupakan anak sulung dari enam bersaudara. Ayahnya menyebut putri sulungnya itu tidak cukup menonjol pada saat duduk di bangku SMA sehingga tidak melanjutkan study ke universitas, sehingga razan memutuskan untuk berlatih menjadi paramedis selama 2 tahun di Rumah Sakit Nasser di daerah Khan Younis. Razan kemudian menjadi sukarelawan di Palestinian Medical Relief Society, sebuah lembaga NGO bidang kesehatan.

3. Ditembak Saat Rawat Pasien Luka

Razan Najjar tewas terbunuh saat sedang mencoba membantu menolong korban yang terluka di perbatasan Gaza. Wanita muda yang memiliki paras cantik tersebut segera bergegas ke area tersebut untuk menolong korban yang terluka, namun, pada hari Jumat kemari pada waktu setempat, merupakan hari terakhir kalinya Razan bisa membantu seorang demonstran untuk menolong menyembuhkan orang-orang yang terluka. Niat baiknya tersebut rupanya mengantarkan Razan pada maut.

4. Terkena Luka Tembak Di Bagian Dada

Dari seberang pagar, saat Razan Najjar tengah berada pada jarak 100 meter dari pagar tersebut. Razan Najjar sedang membantu menangani seorang pasien pria yang terkena tabung gas air mata. Razan menolongnya dengan membalut luka pria tersebut namun rupanya dua atau tiga peluru meluncur ke arah Razan Najjar dan tepat mengenai bagian dada perawat muda tersebut. Tidak lama setelah kejadian ini, ia  Razan Najjar dinyatakan meninggal dunia.

5. Kematian Razan Satu-satunya Yang Terdaftar

Razan perawat muda yang membantu merawat dan mengobati pasien akibat gencatan senjata di jalur gaza, merupakan orang Palestina ke-119 yang tewas sejak protes Great Return March yang dimulai bulan Maret. Kematian Razan merupakan satu-satunya kematian yang terdaftar pada hari Jumat. Ribuan orang tumpah ruah di jalanan Gaza pada Sabtu kemarin untuk menghantarkan Razan Najjar ke tempat peristirahatan yang terakhir. Terlihat beberapa paramedis berseragam berwarna putih memegang bendera Palestina bersamaan dengan foto Razan, mereka berbaris saat prosesi pemakaman. Saat proses pemakaman berlangsung sang ayah Rajan Najjar, Ashraf al-Najjar  yang berjalan sambil membawa seragam dinas putih sang putri yang terakhir dikenakan razan sebelum berpulang sabtu kemarin.

Baca Juga:  Cara Membeli Tiket Closing Ceremony Asian Games

 

Masukkan email dan nama lengkap sobat untuk mendapatkan info promo keren dan produk terbaru dari Clorismen