Special Gift Cloris

Clorismen – Hidup seseorang tidak pernah lepas dari masalah, misal di lingkungan rumah, kampus atau kantor. Untuk meringankan masalah tersebut, seseorang butuh teman curhat, kalian juga pasti pernah ada diposisi ini bukan? Mencari teman yang pas untuk mendengarkan keluh kesah kalian. Dengan bercerita, berharap hati menjadi lega dan beban jadi sedikit lebih ringan.

Tapi tidak semua orang bisa dijadikan teman curhat atau bercerita yang baik. Alih-alih membuat hati lega, malah tuduhan tidak berdasar dan asumsi negatif yang diterima. Bukannya menolong, atau memberi saran malah terlihat semakin menjatuhkan dan membuat tertekan. Kalian juga pasti memilih seseorang untuk dijadikan teman bercerita sekalipun itu kakak atau adik anda.

Ada beberapa cara yang dapat dipakai agar kalian bisa jadi pendengar yang baik dan teman curhat yang dapat diandalkan. Agar tidak saling menjatuhkan, ini 5 cara yang bisa anda pakai jika anda dijadikan teman curhat :

1. Dengarkan Sampai Selesai Dan Jangan Potong Ucapannya

Cara paling sederhana supaya anda menjadi pemberi saran yang pro adalah dengan mendengarkan curhat teman anda sampai selesai. Jangan potong ucapannya dengan tiba-tiba. Hentikan asumsi anda yang sok mengetahui tentang masalahnya. Dia ingin bercerita supaya mendapat kelegaan, bukan omelan atau tuduhan yang tidak masuk akal yang membuatnya semakin tertekan. Jika sudah selesai bercerita, saat itulah waktu yang tepat untuk berikan dia saran dan masukan. Dengan begitu anda tidak akan menyakiti perasaan temen anda.

2. Beri Pandangan Secara Objektif

Beri pandangan secara objektif. Jangan serang dia dengan opini asal yang menyudutkan, Untuk memberi saran, anda harus posisikan diri anda sebagai pribadi yang netral. Beri pandangan yang objektif dan ajak dia untuk melihat dari sudut yang berbeda. Dengan begitu, anda akan lebih bijaksana saat memberi saran dan pendapat. Jangan serang dia atau teman anda dengan opini asal-asalan yang anda karang tanpa dipikir terlebih dahulu. Bukannya mengurangi bebannya, dia malah semakin stres saat mendengar ucapan anda.

Baca Juga:  Ini Dia Ekspresi Wajah Pria yang Terlihat Mempesona Di Mata Wanita

3. Bantu Untuk Berubah

Jika temanmu melakukan kesalahan, bantu untuk berubah. Jangan biarkan dia terjebak dengan rasa bersalah, Semua orang bisa salah langkah, tapi mereka tetap punya kesempatan untuk berubah jadi lebih baik lagi. Begitu juga dengan teman anda, walau dia melakukan kesalahan, bantu dia untuk berubah. Jangan biarkan dia terjebak dengan rasa bersalah yang menyakitkan. Dengan begitu, dia tidak akan merasa berjalan sendirian. Itulah arti pertemanan.

4. Apresiasi Keberaniannya Untuk Bercerita

Apresiasi keberaniannya untuk bercerita. Yakinkan dia bahwa setiap masalah ada jalan keluarnya, Beri teman kalian apresiasi karena sudah menceritakan masalahnya. Dia butuh waktu yang lama untuk memberanikan diri agar bisa cerita kepada orang lain. Setelah itu, yakinkan dia kalau anda akan membantunya. Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, dengan begitu dia akan merasa tertolong dan tidak akan dijatuhkan.

5. Jadi Pendengar Yang Baik Dan Dipercaya

Saran panjang belum tentu efektif, yang terpenting anda bisa jadi pendengar yang baik dan dipercaya, Saat beri saran, anda tidak harus berbicara panjang lebar layaknya buku cerita. Saran yang panjang belum tentu efektif, malah kadang terlihat membual dan penuh omong kosong. Berbicara saja dengan konteks yang cukup dan fokus pada intinya.Walau saran dan masukan anda tidak panjang, setidaknya iya menganggap bahwa anda layak untuk dapat dipercaya.

 

Masukkan email dan nama lengkap sobat untuk mendapatkan info promo keren dan produk terbaru dari Clorismen