Special Gift Cloris

Clorismen – Saat melakukan suatu pekerjaan dan tiba-tiba kita merasa ngantuk pastinya sangat mengganggu aktivitas, mengantuk bukan saja mengganggu tapi mengantuk juga membuat kita tidak fokus dalam mengerjakan suatu hal, ditambah lagi tubuh juga ikut-ikutan untuk jadi tidak bersemangat dan pekerjaan jadi terbengkalai akibat kondisi ngantuk yang suka datang tiba-tiba.

Sudah merasa tidur cukup, tapi seharian masih ngantuk? Hal ini kerap menyiksa apalagi jika pekerjaan sudah menumpuk. Mengantuk dianggap hal yang biasa, tapi jika mengantuk seharian, anda patut waspada. Mengantuk sebenarnya bukan cuma soal kurang tidur dan kelelahan. Mengantuk seharian bisa saja disebabkan karena adanya gangguan tidur.

Jika tidak dapat diatasi mengantuk seharian dapat mengganggu aktivitas kita dan dikutip dari salah satu sumber ada tiga gangguan tidur yang membuat orang bisa ngantuk sepanjang hari. apa saja 3 gangguan tersebut? Simak berikut ini :

1. Obstructive sleep apnea

Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan sering berhenti saat tidur. Obstructive Sleep Apnea (OSA) atau sleep apnea obstruktif merupakan jenis sleep apnea yang membuat orang mengantuk sepanjang hari.  Napas dapat berhenti sekitar 10-20 detik dan bisa terjadi ratusan kali selama tidur. Mereka yang mengalami OSA dapat terbangun meski mereka tidak menyadari kalau mereka terbangun. Akibatnya, orang idak bertenaga dan kurang produktif dan hilang semangat saat melakukan aktivitas.

Apa gejala OSA? Salah satu gejala yang paling terlihat adalah mendengkur. Selain mendengkur, orang juga dapat tersedak atau napas yang tersengal-sengal saat tidur.

2. Narkolepsi

Gangguan tidur yang paling umum adalah narkolepsi yakni kondisi kelainan saraf sehingga membuat orang tidak mampu mengontrol siklus tidur atau bangun. Hingga kini penyebabnya belum diketahui pasti. Akan tetapi, para ahli meyakini narkolepsi disebabkan oleh kurangnya senyawa hypocretin dalam otak. Senyawa ini mengatur kesadaran saat terjaga dan keadaan REM atau rapid eye movement atau tahapan tidur seseorang.

Narkolepsi membuat orang sulit mengendalikan rasa kantuk, terutama siang hari. Orang pun bisa tidur kapan saja, bahkan di tengah aktivitas. Gejala paling umum dari narkolepsi adalah rasa kantuk berlebihan di siang hari. Sleep attack juga hal yang umum dialami. Penderitanya bisa tertidur saat bekerja atau berkendara dan saat terbangun mereka tak bisa mengingat apapun.

3. Restless legs syndrome (RLS)

Restless Legs Syndrome (RLS) sering disebut sebagai penyakit Willis-Ekbom. RLS merupakan kondisi kelainan saraf yang mengakibatkan orang tidak dapat mengendalikan pergerakan kakinya. Biasanya orang merasakan rasa tidak nyaman, kesemutan atau rasa sakit yang tidak jelas penyebabnya sehingga ada keinginan untuk terus menggerakkan kaki.

Para ahli menduga kondisi ini disebabkan ada kemungkinan akibat dari ketidak seimbangan zat kimia otak yaitu dopamin yang berfungsi sebagai pengendali pergerakan otot. Umumnya RLS terjadi di malam hari jelang waktu tidur atau saat tidur. Mau tak mau RLS dapat mengganggu tidur dan orang akan mengantuk sepanjang hari karenanya.

 

Masukkan email dan nama lengkap sobat untuk mendapatkan info promo keren dan produk terbaru dari Clorismen